30
Desember 2016
12:16
Sebentar lagi tahun
2016 akan segera berlalu, tinggal menghitung hari atau bahkan tinggal
menghitung jam, yah, kurang dari 48 jam. Tahun 2016 akan segera menjadi
kenangan, sebuah cerita yang merupakan sejarah yang membuat hidup kita menjadi
apa adanya sekarang ini. Tahun 2016 telah menjadi salah satu bait dan penanda
dalam cerita yang akan kita ceritakan kepada anak cucu kita, suatu saat nanti.
Apa yang akan kita ceritakan, manis, pahit, sedih, tawa, semuanya telah nyata
dan kita berhasil melaluinya.
Bagi saya, tahun
2016 sudah menjadi tahun yang luar biasa. Banyak berkat yang telah saya terima
di tahun ini. Banyak perjuangan dan kenangan yang tidak akan terlupakan. Ada
sejarah hidup yang telah terukir begitu dalam. Dimulai dari bulan Mei dalam
tahun ini, saya dan keluarga sangat bersyukur karena sedang menantikan
kehadiran anggota keluarga baru, estimasi dokter bulan Mei. Puji Tuhan, karena
diberikan kesempatan untuk menikmati anugerah-Nya yang luar biasa di tahun
pertama pernikahan kami. Sementara dalam penantian kelahiran anak pertama,
aktivitas juga cukup padat. Banyak tanggung jawab yang dibebankan termasuk
dalam pelayanan di gereja. Satu sisi, saya bersyukur karena diberi kepercayaan
untuk mengemban tugas pelayanan tersebut, namun di sisi lain harus saya akui
cukup berat karena waktu saya banyak tersita sedangkan istri yang sedang hamil
tua juga butuh perhatian ekstra. Terkadang di beberapa waktu dan kegiatan saya
harus memilih antara mengikuti kegiatan atau menghabiskan waktu bersama istri.
Istri saya juga seringkali

