Rabu, Juli 22, 2009

Sipata lilu do roha!

‘Terkadang hati bimbang’ itulah arti dari judul di atas. Ya, inilah yang sering saya rasakan di dalam kehidupan saya. Umur yang semakin bertambah dan pendidikan yang semakin tinggi tidak menjadi jaminan untuk bisa berpikir lebih jernih, lebih bagus dan lebih rasional. Malah dengan hal tersebut saya semakin sering bimbang di dalam kehidupan saya dan malah hampir dalam setiap sisi kehidupan. Seringkali terlalu susah untuk mengambil keputusan dan berpegang pada satu pendirian. Saya sering bertanya, mengapa?
Saya seperti mudah untuk kehilangan prinsip hidup dan berpikir, ya, biarkan saya terjadi biar bagaimanapun, akal saya seolah-olah tidak berfungsi. Sikap saya bisa saja tiba-tiba berubah karena hal yang kecil, sepele dan membiarkan emosi tidak terkontrol. Saya berpikir bahwa saya memiliki sesuatu yang tidak beres di dalam hati saya. Tapi apa? Saya belum bisa menemukannya. Apakah ini merupakan suatu proses lagi untuk menjadi lebih dewasa atau apakah aku sedang diambang masa peralihan yang mana aku tidak tahu akan beralih kemana? Untuk menyerahkan diriku kepada Tuhan saja aku terkadang tidak sanggup. Aneh ….. Sipata lilu do roha Disan huida bunga, disonma gaba-gaba Tudia ma ma parroha na gale Sipata mago do roha Jumpang pangunjunan ro tahe Disan maria-ia, dison soada bada parroha na gale Oh Tuhan, unang tadingkon au Molo tung lilu au di nasa langkangki Oh Tuhan, unang pasombu au Sai togu-togu au tu dalan nasintong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar